08/08/2012

Berat

"Kenapa ko pilih nak pakai tudung labuh?"

"Em..."

"Ko tak rasa macam berat ke pakai tudung labuh?"

"Berat macam mana?"

"Macam semua orang pandang ko macam stok-stok budak sekolah agama,"

"Then?"

"Macam berat..."

"Memang berat, duduk atas bumi Allah semuanya berat, tapi tudung labuh bukan untuk budak sekolah agama je kan?"

"I agree. Tapi mesti semua orang akan turn dekat ko bila part agama, baca doa makan ke, jadi imam ke, tanya itu ini..."

"Makes you wanna find more,"

"Maksud ko?"

"Macam, for instance, bila orang tanya aku, bukannya aku tahu semua. Bila aku tak tahu, I really said I don't know,"

"Okay, lepas tu?"

"Lepas tu, ko try je la find out the thing orang lain tanya tu dekat orang yang lagi tahu, at least, lepas tu ko share dengan orang yang tanya tu dan for yourself jugak after all, kan?"

"So ko tak rasa berat..?"

"Itu bukan intention aku pakai tudung labuh pun, kalau kita set semua untuk Dia insya Allah tak berat,"

"Ko pernah escape dari orang yang turn kat ko camtu?"

"Pakai tudung labuh ni sama je kan dengan pakai tudung biasa yang ikut syariat, setiap orang ada persepsi sendiri dan bagi aku pakai macam mana pun takpa as long as menutup aurat dengan sempurna"

"Bermaksud?"

"Kawan aku pernah kata, Allah tak kata pun macam mana kita kena pakai tudung tapi Allah suruh kita tutup aurat... Which we are free to wear anything and anyhow pun as long we cover our aurah, it's an obligation though..."

"Dan feels like ringan..."

"Yeah.. But it is more than that, kan..?"

"Kenapa?"

"Sebab hidup ktia solely untuk Allah pusing kot mana pun.."

Sepi.